BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Selamat Datang Sahabat

Rabu, 03 Agustus 2011


SMS :



Tiada hidup tanpa khilaf dan dosa, bulan penuh rahmat dan ampunan telah datang menjelang, maafkanlah segala kesalahan agar kita mendapat rahmat dan ampunanNYA amin (Rara)

TIADA KATA SEINDAH zikir,TIADA HARI SEINDAH HARI Ramadhan.UNTUK ITU IJINKAN KEDUA TANGAN BERSIM PUH MAAF UNTUK " insan yang tak terjaga "," janji yang terabaikan ", " hati yang berprasangka & semua sikap yang pernah menyakitkan " ,MAAF LAHIR & BATHIN,SELAMAT MENUNAIKAN " ibadah puasa.By $härèé

Taqobalallahu mina wa minkum, mohon maaf lhr btn buat semua hal mnyakitkan yg udh terucap& terlakukan sengaja atau tidak. smoga Allah SWT menerima puasa kita dan terus menjaga hati kita.. met puasa diz, tetep aja lo temen baik gw.. (Gemala Ayu)

Iktn yg indh adl "ALLAH"lgu yg mrdu adl "ADZAN"media yg byk adl "AL-QUR'AN"snm yg sht adl "SHOLAT"diet yg smprna adl "PUASA"kbrshn yg m'xgrkn adl "WUDHU"p'jlnan yg indh adl "HAJI"hyln yg byk adl ingt "DOSA & TAUBAT" (^_^) Sel@m@t Menymbut buln suci Ramdhan 1428 H mhon maaf lahir dn batin.By:nurul

tari zapin rentak melayu
rentak langkah hitung delapan
bulan Ramadhan dah diambang pintu
khilaf dan salah mohon dimaafkan
(Niel_Trk)

JiKa RaMadHaN aDalAh leNteRa kuIngIn mEmBuKa taBirNya dEnGaN maAf aGar ia mEneMbUs jEnDeLa fiTri dArI tiAp hElaI kHilAf.MohOn mAaf lAhiR bAthIn,Met mEnJalaNkaN iBaDaH pUaSa.(Lilik sekeluarga)

Jikalau kami pny salah & dosa, sudilah kirax mmaafkn & mngampuni kami,hingga kami sambut ramadhan dgn cinta & bebas dr dosa pd ssama.(Iwan&shendy sekeluarga)

Ktka snja SY'BAN mlai b'lalu n FAJAR RAMADHANpun mlai m'jlng dr jauh iznkan tngn in b'simpuh maaf u/ lisn yg prnh mnoreh luka,jnji yg t'abai, hati yg brprasn9ka, dan skp yg prnh mnykitkan.Mhn M'f LAHIR BATIN ats sgla slh ku, s'lmt mmski BULAN SUCI RAMADHAN smga amal ibdh Qt d ridohi 4JJI swt...amin.. (Murni)

Marhaban syahru ramadhan.Met menunaikn ibadah puasa.Mohon maaf ats kekilafan & ksalahan. Dgn memperbyk istigfar & sholawat,mdh2an qta meraih kmenangan. Reny-Bogor

Marhaban Ya Ramadhan Tiada kata seindah zikir,tiada bulan seindah bulan Ramadhan, ijinkan ke 2 tangan besimpuh maaf,untuk lisan yg tak terjaga,janji yg terabaikan,hati yg pernah menyakitkan. Menjelang bulan suci ramadhan, mohon maaf lahir & batin(bobot sklrg)

Mata kadang salah melihat,mulut kadang salah berucap,hati kadang salah menduga.Selamat menunaikan ibadah puasa,mohon maaf lahir & bathin.... (aris dan indah sklrga)

Perkataan yg indah adalah "LAILAHA ILLALLAH MUHAMMADDURASULULLAH" ,lagu yg merdu adlh "ADZAN",media yg terbaik adlh "ALQURAN",$enam yg $ehat adlh "SHALAT",diet yg $empurna adlh "PUASA",keber$ihan yg menyegarkan adlh "WUDHU",perjlnan yg indh adlh "HAJI",hayaln yg baik adlh ingt "KEMATIAN,DOSA &TAUBAT".Slamat menjmpt bln yg pnh kmuliaan, MARHABAN YAA RAMADHAN mHN Maaf Lhr & btin, sMg ibdh qt dtrma aMIEN,... (Saidah)

Prktan trindh adlh ''ALLAH'' lgu trmerdu adlh ''ADZAN'',Mdia trbaik adlh ''ALQUR'AN'',senam trseht adlh ''SHALAT'',Diet pling smprna adlh ''PUASA'',kbrsihn mnyegrkn adlh ''WUDHU'',Prjalann trindah adlh ''HAJI'',N Khayaln trbaik adlh ''INGAT DOSA & BRTAUBT"(MET MENY@MBT BLN §UCI R@M@DH@N)mhn m'f lhir bthin (Rusli)

Sahur sahur sahur bngn sahur.Met menjalan kan ibadah puasa.Smgoga puasa thn ini lbh baik dri taun kmrin sahur sahur sahur. . . .Bgn sahur (Rita)

Selamat mmski"BBM"(Bln pnuh Berkah & Magfrah)krngi kwantitas"PREMIUM"(prei mkn & mnum) jngn lpa isi"SOLAR"(Sholat Lah dngn Rjin)srta"MInyAK TANAH"(Mmprbxk Tadarus d tahan amarah)d jng lp isi PULSA.(PUASA LBH SABAR)MET MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1428 H.[*_*] (Susan Fa)

Hidup ini hanya sebentar..
bentar marah,bentar ketawa
bentar berduit,bentar boke
bentar senang,bentar susah
ooo ye…bentar lagi bulan puasa
met ramadhan.. mohon maaf lahir bathin..

Esok adalah harapan sekarang adalah pengalaman kemarin adalah kenangan…yang tak luput dari kekhilafan mohon maaf lahir dan Batin., Semoga RAMADHAN kali ini lebih baik dari RAMADHAN tahun lalu.. amin….

The holy month of Ramadan,
For all Muslims has begun.
Praising Allah through the day,
From dawn to dusk we fast and pray.
We pay zakah (charity) for those in need,
Trying hard to do good deeds.

Hati tidak sebening XL & secerah MENTARI. Banyak khilaf yg buat FREN kecewa, kuminta SIMPATImu utk BEBASkan diri dari ROAMING dosa selama hidup. Karena kita harus FLEXIbel utk menerima pemberianNYA. Ijinkan aku untuk MENGISI ULANG Maaf dariku ini. MARHABAN YAA RAMADHAN.

Jika HATI sejernih AIR, jangan biarkan ia keruh. Jika HATI seputih AWAN, jangan biarkan ia mendung. Jika HATI seindah BULAN, hiasi ia dengan IMAN….”diBulan yg suci ini ijinkan kami sekeleluarga MOHAN MAAF LAHIR N BATHIN.

anak kodok makan ketupat, bulan puasa dan mo datang.. bilangin ke kodok nya ya…hehehe marhaban ya ramadhan.

mari mendownload pahala sebanyak2nya, mumpung Allah SWT menyediakan acces Speedy dibulan yang suci, open port maaf, di gateway ramadhan, marhaban ya ramadhan

Andai semua HARTA adalah RACUN, maka ZAKATlah penawarnya. Jika seluruh UMUR adalah DOSA maka TAQWA & TOBAT obatnya, jika semua BULAN adalah NODA maka RAMADHAN adalah pembersihnya.

Sebelum cahaya padam, Sebelum hidup berakhir,
Sebelum pintu tobat tertutup, Sebelum Ramadhan datang,
saya mohon maaf lahir dan bathin….

he poro menungso.
jaman wis ra toto
ati wis angel ditoto
maksiat nang kene kono
wis podho kakehan duso
alhamdulillah wulan poso wis teko
ayo podho elingo marang gusti kang kuoso
marhaban ya syahru romadhon

Walaupun Hati gak sebening XL dan secerah MENTARI. Banyak khilaf yang buat
FREN kecewa, kuminta SIMPATI-mu untuk BEBAS kan dari ROAMING dosa dan kita
semua hanya bisa mengangkat JEMPOL kepadaNya yang selalu membuat kita HOKI
dalam mencari kartu AS selama kita hidup karena kita harus FLEXIbel untuk
menerima semua pemberianNYA dan menjalani MATRIX kehidupan ini…dan semoga
amal kita tidak ESIA-ESIA.. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

=========================================

Esok adalah harapan sekarang adalah pengalaman kemarin adalah kenangan…yang tak luput dari ke khilafan mohon maaf lahir dan Batin..Semoga RAMADHAN kali ini lebih baik dari RAMADHAN tahun lalu..amin….

=======================================

anak melayu mengail ikan,perahu berlabuh ditengah lautan,sambil menunggu dtgnya ramdhan jari ku susun mohon ampunan,selamat menyambut bulan suci ramadhan bagi semua umat muslim..

==================================

sobAT2 que se tanah air, marilah sama2 kita persiapkan diri menuju Bulan Penuh Rahmat Berkah AmPuNaN,,, Mari Saling Memaafkan Segala KesalaHaN dan KeKhiLaFan AgaR PenUh MaKnA dlm Menyemai Keiklasan, MeMuPuK KeSaBaRaN, MeNuMbUhKaN SeMaNgaT IbAdAH GuNa MeMeTiK “KEMENANGAN BESAR”…. Insy4JJ1.
MaRhAbAN ……………Ya…………..RaMaDhaN………..
(salam Persaudaraan Dari Aceh)

==================================

Mungkin hari-hari yang lewat telah menyisakan sebersit kenangan yang tak terlupa…..,ada salah, ada khilaf, ada dosa yang mengikuti perjalanan hari – hari itu.
agar tak ada sesal, tak ada dendam, tak ada penyesalan ….
mari kita sama-sama sucikan hati,diri,dan jiwa kita.
Marhaban Yaa Ramadhan………………

==========================

tak terasa satu tahun telah terlewat kan kini ia mengunjungi kita lagi Ramadhan Yamarhaban Bulan Penuh Berkah, Bulan Penuh Rahmad, Bulan Penuh Ampunan ……. Sungguh mualia Bulan Suci Rahmadhan
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa …


Marhaban Ya Ramadhan! Cetak E-mail

Umat Islam kini kembali menjalankan ibadah puasa Ramadan. Bulan yang oleh Allah subhanahu wata'ala dihimpun di dalamnya rahmah (kasih sayang), maghfirah (ampunan), dan itqun minan naar (terselamatkan dari api neraka). Bulan Ramadan juga disebut dengan "shahrul Qur'an", bulan diturunkannya al-Qur'an yang merupakan lentera hidayah ketuhanan yang sangat dibutuhkan umat manusia dalam membedakan mana yang baik dan mana yang buruk serta mana jalan yang benar dan mana jalan yang sesat.

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa Allah SWT mengistemewakan bulan Ramadan di atas bulan-bulan lainnya dengan menurunkan Al-Qur'an di dalamnya. Kitab-kitab suci yang diturunkan kepada nabi-nabi terdahulu juga diturunkan pada bulan Ramadan. Kitab nabi Ibrahim (suhuf) diturunkan pada malam pertama bulan Ramadan, kitab Zabur diturunkan kepada nabi Dawud pada malam kedua belas bulan Ramadan, kitab Taurat diturunkan kepada nabi Musa pada malam keenam bulan Ramadan dan kitab Injil kepada nabi Isa diturunkan pada malam ketiga belas bulan Ramadan. Kitab-kitab tersebut merupakan petunjuk bagi umat manusia ke jalan yang benar dan penyelamat dari jalan yang sesat. Maka bulan Ramadan dalam sejarahnya merupakan bulan dimulainya gerakan membasmi kemusyrikan di muka bumi, menghancurkan kekufuran, menepis kedengkian, melawan kebatilan dan kemungkaran, hawa nafsu serta kesombongan.

Melalui puasa Ramadan, Allah SWT menguji hamba-Nya untuk mengendalikan nafsunya, serta memberikan kesempatan kepada kalbu untuk menembus wahana kesucian dan dan kejernihan rabbani. para hukama terdahulu meyakini bahwa dengan perut adalah pengendali nafsu manusia. Luqman Hakim pernah menasehati anaknya ”Wahai anakku, manakala perutmu kenyang, maka tidurlah fikiranmu, sirnalah kecerdikanmu dan anggota tubuhmu enggan beribadah”. Ali bin Abi Thalib r.a. juga berkata: ”Manakala perutmu penuh, maka kamu adalah orang yang lumpuh”. Sahabat Umar menambahkan: ”Barangsiapa banyak makannya, maka ia tidak akan merasakan kenikmatan dzikir kepada Allah”.

Puasa Ramadan dengan demkian merupakan pengendalian diri dari hegemoni nafsu syahwat dan pemisahan diri dari kebiasaan buruk dan maksiat, sehingga memudahkan bagi seorang hamba untuk menerima pancaran cahaya ilahiyah. Fakhruddin al-Razi menjelaskan dalam tafsirnya Mafatihul Ghaib, bahwa cahaya ketuhanan tak pernah redup dan sirna, namun nafsu syahwat kemanusiaan sering menghalanginya untuk tetap menyinari sanubari manusia, puasa merupakan satu-satunya cara untuk menghilangkan penghalang tersebut. Oleh karena itu pintu-pintu mukashafah (keterbukaan) ruhani tidak ada yang mampu membukanya kecuali dengan puasa.

Imam Al-Ghazali menerangkan bahwa puasa adalah seperempat iman, berdasar pada hadis Nabi: Ash shaumu nisfush shabri, dan hadis Nabi saw: Ash Shabru Nisful Iman. Puasa itu seperdua sabar, dan sabar itu seperdua iman. Dan puasa itu juga ibadah yang mempuyai posisi istimewa di mata Allah. Allah berfirman dalam hadis Qudsi: "Tiap-tiap kebajikan dibalas dengan sepuluh kalilipat, hingga 700 kali lipat, kecuali puasa, ia untuk-Ku, Aku sendiri yang akan membalasnya".

Imam Ghozali juga menjelaskan bahwa puasa mempunyai tiga tingkatan. Pertama puasa kalangan umum, yaitu menjaga perut dan alat kelamin dari memenuhi shawatnya sesuai aturan yang ditentukan. Kedua adalah puasa kalangan khusus, yaitu selain puasa umum tadi dengan disertai menjaga pendengaran, penglihatan, mulut, tangan dan kaki serta seluruh anggota tubuh lainnya dari perbuatan maksiat. Ketiga, yang paling tinggi, adalah puasa kalangan khususnya khusus, yaitu puasa dengan menjaga hati dan pemikiran dari noda-noda hati yang hina dan dari hembusan pemikiran duniawi yang sesat serta memfokuskan keduanya hanya kepada Allah. Inilah puncak kontemplasi hamba dengan Allah SWT.

Puasa Ramadan merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas dimensi keagamaannya. Pertama, dimensi teologis dan spiritualitas yang tercermin dalam komunikasi antara manusia dan Tuhannya, sehingga memungkinkan dalam dirinya semakin berkembang sifat-sifat ketuhanan yang sebenarnya sudah dimiliki, yakni sifat-sifat positif untuk berbuat kebajikan dan tertanam kepekaan hati nurani dalam bertingkah laku.

Kedua, dimensi sosial. Yaitu tumbuhnya kesadaran sosial dalam batin untuk peduli dengan aspek-aspek sosial kemanusiaan. Kualitas kesadaran batin dapat diukur dengan tingkat kepedulian terhadap realitas sosial tersebut, seperti ketaatan kepada pemimpin, hormat dan berbakti kepada orang tua, menyantuni anak yatim dan orang-orang miskin, membela orang yang tertindas hak dan martabatnya, keberanian melakukan kontrol sosial dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Ketiga, dimensi mental. Dengan berpuasa akan melahirkan mental tegar dan tahan banting, sehingga mampu untuk mengahadapi berbagai tantangan, cobaan, godaan, dan ujian dalam kehidupan ini. Senantiasa optimistis dalam berikhtiar dan berusaha untuk meraih kehidupan yang lebih baik dengan tetap mengacu pada nilai-nilai etika dan moral agama. Puasa juga akan melatih mentalitas kita untuk sportif dan jujur dalam menerima amanat dan mengemban tugas, menjauhi sikap pengecut dan khianat serta tidak mudah mengumbar emosi amarah dan permusuhan.

Keempat, dimensi etika. Dengan menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan benar dan berkualitas, maka akan tercermin dalam diri kita nilai-nilai etika dan moral agama yang positif untuk diaktualisasikan dalam pola kehidupan sehari-hari, seperti: kemampuan menghadirkan alternatif-alternatif terbaik, dalam pola berpikir, bersikap, dan bertingkah laku; kemampuan dalam mengendalikan diri terhadap keinginan-keinginan negatif, maupun emosional destruktif; kemampuan mengarahkan diri sendiri kepada kebenaran, sifat obyektif dan konstruktif; kemampuan untuk menahan diri dari jebakan materialistik dan hedonistik serta kemampuan moralitas dalam melakukan tugas dan kewajiban melalui pertimbangan rasionalitas dan hati nurani.

Marilah kita masuki bulan Ramadan ini dengan kesiapan diri yang prima, dengan perasaan yang tulus ikhlas untuk menjalankan ibadah-ibadah di bulan Ramadan. Marilah kita mantapkan hati dan jiwa kita dalam memperoleh kemuliaan puasa Ramadan, sehingga mengantarkan kita pada satu format kehidupan yang lebih baik. Bulan Ramadan kita jadikan momentum pembersihan diri dari dosa dan angkara murka dan penyadaran hati nurani kemanusiaan kita. Puasa jangan hanya kita laksanakan dengan menahan diri untuk tidak makan dan minum, namun yang paling substansial adalah menjadikannya upaya pengekangan diri dari segala bentuk hawa nafsu yang merugikan manusia dan kemanusiaan itu sendiri.